Budidaya Labu Siam Pdf File

Artikel cara penanaman labu siam kali ini akan menjelaskan tentang: • Syarat tumbuh labu siam • Ciri ciri labu siam (ciri khusus labu siam / ciri khas labu siam) dan • Cara menanam sayur labu siam (budidaya sayur labu siam) Bagaimana cara menanam labu siam yang baik dan benar? Labu Siam adalah tanaman yang berumur panjang, lebih dari 2 tahun dan bersifat merambat dengan perantaraan pemegang yang berbentuk pilin. Nama latin labu siam adalah Sechium edule Sw. Nama lain labu siam adalah gambas (di Jawa Barat), dan waluh jipang (di Jawa Tengah). Batang tanaman ini kecil tetapi panjang sekali.

Teknologi budidaya tanaman sayuran dan toga di perkotaan dan pedesaan pada kawasan rumah pangan lestari dalam mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Timur. Tag: budidaya labu siam pdf. By Mas Ad Posted on August 27, 2016. Pengertian, Klasifikasi, Kandungan, Manfaat Labu Siam Serta.

Buahnya berbentuk seperti bola lampu dan mempunyai alur-alur sebanyak 5 -10 buah. Permukaan kulitnya ditumbuhi bulu-bulu yang tajam seperti duri, akan tetapi jarang-jarang.

Buahnya lunak (berdaging) dan banyak mengandung air. Buah labu siam mempunyai sebuah biji yang besar dan lunak.

Tanaman labu siam dapat dipermuda dengan cara memangkas (memotong) tanaman tersebut sampai ± 25 cm di atas permukaan tanah. Pemangkasan ini hanya dilakukan setelah tanaman gambas tidak berbuah lagi atau buahnya sudah sedikit (jelek). Buah labu siam rasanya enak, dingin dan mengandung vitamin A, vitamin B dan vitamin C. Syarat Tumbuh Tanaman Labu Siam Labu siam dapat dengan mudah ditanam di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, tanpa banyak memerlukan perawatan yang sulit. Tempat-tempat yang berhawa sejuk dan lembab (di pegunungan) adalah tempat yang paling disukai oleh tanaman tersebut. Syarat tumbuh tanaman labu siam yang terpenting yaitu tanah haruslah subur, gembur, banyak mengandung air, akan tetapi air tanah itu tidak menggenang.

Derajat keasaman tanah (pH) sebaiknya antara 5 s/d 6. Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan ( Maret/April). Pada musim kemarau labu siam dapat juga ditanam asalkan diberi air secukupnya. Tanaman labu siam juga baik sekali ditanam di pinggir-pinggir kolam dan dirambatkan pada para-para di atas kolam tersebut. Dengan cara ini keadaannya akan menjadi lembab. Di Indonesia tanaman labu siam ini belum diusahakan secara besar-besaran, kebanyakan baru merupakan tanaman pekarangan saja.

Mungkin karena harganya yang murah, menyebabkan orang salah duga seolah-olah kurang menguntungkan bagi petani (penanam). Padahal cara bercocok tanam labu siam / cara budidaya tanaman labu siam ini sangatlah mudah. Teknik Budidaya Tanaman Labu Siam Labu siam diperbanyak dengan buahnya yang telah tua. Buah-buahan itu disimpan dulu di tempat-tempat yang agak teduh supaya tumbuh dulu. Setelah bertunas sepanjang kira-kira 10 -20 cm (berdaun 3—4 helai), barulah dipindahkan ke kebun.

Cara menanam buah labu siam mula-mula dibuat lobang-lobang di atas tanah yang akan ditanami selebar 50 cm dan sedalam 40 cm, dengan jarak antara lobang 3 meter dan antara barisan lobang 5 meter. Kemudian tiap-tiap lobang diisi dengan pupuk kandang atau kompos yang telah jadi sebanyak 2 – 3 kg. Setelah itu, pada tiap-tiap lobang tersebut ditanamkan sebuah bibit labu siam, lalu ditimbuni (ditutup) tanah tipis sampai buah gambas tersebut tertutup rata. Penimbunan tanah ini jangan terlalu tebal, karena dapat menyebabkan bibitnya menjadi busuk. Setelah tanaman 1/2 meter tingginya barulah dibuatkan para-para dari bambu yang tingginya 1,5 – 2 meter dan luasnya 3×5 meter, tergantung pada banyaknya tanaman yang akan dijalarkan di atas para-para. Jika tanaman terlalu gemuk, ujung-ujung tanaman perlu dipangkas dan daun-daunnya dikurangi. Kira-kira 3 bulan kemudian (dari waktu bertanam), tanaman sudah mulai berbunga betina dan umumnya dapat menjadi buah (yang tidak gugur).

Selanjutnya penjagaan tanaman yang penting yaitu: mengatur menjalarnya tanaman tersebut di atas para-para, mengadakan pemangkasan dan mengurangi daun-daunnya bila terlalu lebat dan memberantas hama oteng-oteng dengan semprotan obat insektisida (misalnya Diazinon 0,2% atau Bayrusil 0,2%). Berapa lama umur panen labu siam? Masa panen labu siam kira-kira 4 bulan, yakni apabila buahnya telah penuh padat dan warnanya agak keputih-putihan. Pemanenannya jangan terlambat, karena akan menyebabkan buah menjadi kurang enak rasanya.

Hasil panen labu siam dapat mencapai 150 buah gambas dalam setahun untuk tiap pohon. Itulah penjelasan singkat mengenai cara budidaya labu siam yang baik dan benar. Semoga bermanfaat!

Membudidayakan tanaman labu kuning boleh dibilang cukup mudah, baik pada saat penanaman maupun selama perawatan hingga masa panen. Mengingat tanaman yang satu ini praktis tidak membutuhkan perlakuan istimewa, disamping memiliki daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Untuk membudidayakan labu kuning, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: • Pembibitan Pastikan benih tanaman memiliki kualitas yang baik. Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas tersebut, dilakukan dengan cara; • Memilih buah labu kuning yang umurnya cukup tua.

• Buah labu tersebut selanjutnya dipotong melintang untuk diambil bijinya. • Biji-biji tersebut kemudian dicuci bersih dan dikeringkan di bawah sinar matahari selama kurang lebih 3-4 hari. • Setelah dijemur, kadar air benih akan mencapai sekitar 8 – 10%. Biji yang telah dijemur tersebut sudah bisa dimanfaatkan untuk benih. Namun, jika tidak ingin memanfaatkannya untuk benih secara langsung, atau ingin menyimpannya dalam waktu lama, biji atau benih tersebut harus dikemas dalam kertas atau lebih baik lagi menggunakan kemasan alumunium foil, karena memiliki sifat kedap udara.

Penyimpanan akan lebih baik lagi jika udara yang terdapat dalam kemasan alumunium foil, dihisap keluar menggunakan alat penghisap seperti vacuum, agar kadar air benih awal dapat dipertahankan. • Penanaman Proses penanaman diawali dengan membuat lubang penanaman dengan diameter 25 cm dan kedalaman 20 cm. Setiap lubang tanam diberi 5 kg pupuk kandang atau kompos sebagai pupuk dasar. Pupuk tersebut dicampur dengan tanah galian sehingga membentuk gundukan kecil. Seminggu setelah gundukan tanah tersebut terbentuk, lakukan penanaman dengan membenamkan 2 biji benih labu. Benih atau biji labu yang ditanam tersebut selanjutnya ditaburi dengan abu sekam atau dapur, guna menghindari serangan hama bekicot serta cacing.

Abu dapur dipakai sampai pertumbuhan tanaman mencapai tinggi 25 cm. • Pemeliharaan. Labu kuning yang terus tumbuh tersebut batangnya akan terus memanjang, demikian pula dengan cabangnya.

No Bs Day Trading Rapidshare Downloader. Jika sulur dari batang dan cabang tersebut dibiarkan merambat di tanah, tanaman ini sebenarnya masih dapat berbuah, namun kuantitas dan kualitas buahnya tidak dapat maksimal. Karena itu dibutuhkan turus-turus dan para-para sebagai tempat merambat sulur batang dan cabang, serta tempat bergelayutnya buah-buah labu parang. Sebagaimana telah disebutkan di atas, bahwa bobot labu parang berkisar antara 3-5 kg, maka para-para yang dibuat harus benar-benar kuat, sebab setiap tanaman dapat berproduksi hingga 10 buah. Untuk membuat para-para yang kuat, caranya dengan; • Melanjarkan potongan bambu berukuran 2 m. Bambu tersebut di tanam ke dalam tanah sedalam 0,5 meter dan sisanya digunakan untuk tiang para-para. • Tinggi tiang para-para dibuat seukuran tinggi manusia atau 1,5 meter di atas permukaan tanah dengan tujuan untuk memudahkan pemeliharaan tanaman. Mengingat banyaknya buah dan beratnya buah labu kuning yang dihasilkan setiap tanaman, maka untuk satu batang tanaman dibutuhkan empat batang tiang dan satu turus.

• Perawatan Selama masa pemeliharaan, lakukan beberapa hal perawatan seperti; • Penyiangan Penyiangan lahan tanam 2 – 3 kali, dari rumput-rumput liar. Penyiangan dapat dilakukan ketika tanaman berumur 10 hari, 3 minggu, serta 6 minggu. Pada waktu tanaman berumur 3 minggu dan 6 minggu, selain disiangi tanaman juga harus dibumbun. • Pemupukan Untuk pemupukan, tanaman labu kuning sebenarnya tidak membutuhkan pupuk lagi selama masa pemeliharaan.

Tapi jika terus dibiarkan tumbuh dan berproduksi sampai lebih dari 6 bulan, maka agar produktifitasnya tetap tinggi, setiap 3 bulan sekali perlu diberi tambahan berupa pupuk kandang atau kompos sebanyak 5 kg untuk setiap tanaman. • Masa Panen Tanaman labu kuning mulai dapat dipanen pada umur 50-60 hari setelah tanam. Panen dapat dilakukan terus-menerus dengan interval 2-3 kali per minggu. Buah labu yang sudah masak memiliki warna kuning dengan tangkai buah yang telah mengering. Cara memanen labu dilakukan dengan memotong tangkainya menggunakan pisau.

Mentimun Kingdom: Divisi: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Spesies: C. Sativus Cucumis sativus Mentimun, timun, atau ketimun ( Cucumis sativus; labu-labuan atau ) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan.

Buahnya biasanya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan atau penyegar, tergantung jenisnya. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan memiliki kandungan cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan. Potongan buah mentimun juga digunakan untuk membantu melembabkan serta banyak dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Mentimun berupa lemah melata atau setengah merambat dan merupakan tanaman semusim: setelah berbunga dan berbuah tanaman mati.

Perbungaannya berumah satu ( monoecious) dengan tipe bunga jantan dan bunga (berkelamin ganda). Pertama yang dihasilkan, biasanya pada usia 4-5 minggu, adalah bunga jantan. Bunga-bunga selanjutnya adalah bunga hermafrodit apabila pertumbuhannya baik. Satu tumbuhan dapat menghasilkan 20 buah, namun dalam budidaya biasanya jumlah buah dibatasi untuk menghasilkan ukuran buah yang baik. Berwarna hijau ketika muda dengan larik-larik putih kekuningan. Semakin buah warna luar buah berubah menjadi pucat sampai.

Bentuk buah memanjang seperti. Daging buahnya perkembangan dari bagian mesokarp, berwarna pucat sampai jingga terang. Buah dipanen ketika masih setengah masak dan belum masak fisiologi. Yang masak biasanya mengering dan biji dipanen, warnanya. Manfaat Mentimun Manfaat Mentimun Mentimun memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat bagi kulit. Kandungan air yang tinggi; vitamin A, B, dan C; serta mineral, seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika; membuat mentimun menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Masker wajah yang mengandung sari mentimun digunakan untuk mengencangkan kulit.

Asam askorbat dan asam caffeic yang hadir dalam mentimun dapat menurunkan tingkat retensi air, yang pada gilirannya mengurangi pembengkakan di sekitar mata. Hama dan Penyakit Hama yang ditemukan menyerang tanaman mentimun antara lain: kutudaun Aphis gossypii (Hemiptera: Aphididae), trips Thrips parvispinus (Tysanoptera: Tripidae), kutu kebul Trialeurodes vaporariorum (Hemiptera: Aleyrodidae), lalat pengorok daun Liriomyza huidobrensis (Diptera: Agromyzidae), kumbang daun Aulacophora similis (Coleoptera: Chrysomelidae), dan ulat daun Diaphania indica (Lepidoptera: Pyralidae). Selain itu juga dijumpai gejala buah bengkok, yang diduga disebabkan oleh serangan kepik Leptoglossus australis (Hemiptera: Coreidae). Penyakit-penyakit penting yang terdapat pada lahan pertanaman mentimun adalah layu yang disebabkan nematoda puru akar Meloidogyne arenaria, embun bulu yang disebabkan Pseudoperonospora cubensis, bercak daun yang disebabkan Alternaria sp. Dan Colletotrichum sp. Dan penyakit mosaik mentimun yang disebabkan Cucumber Mosaic Virus (CMV). Serangga hama yang banyak menimbulkan kerusakan berat dan kehilangan hasil panen adalah lalat pengorok daun L.

Huidobrensis dan kutudaun A. Kehilangan hasil panen juga terjadi karena munculnya gejala buah bengkok, yang sebagian diduga disebabkan oleh serangan kepik L. Virus-virus pada tanaman Cucurbitaceae dapat menyebabkan kegagalan panen dan kerugian ekonomi yang tinggi. Salah satu virus yang terdapat pada Cucurbitaceae dan terbawa benih adalah Squash mosaic virus. SqMV berbahaya karena dapat menyebabkan kerugian yang sangat tinggi dan menjadi penghambat bagi negara penanam Cucurbitaceae seperti Indonesia.